Musprov PBSI Riau Diwarnai Walk Out
Siberriau-Pekanbaru- Musyawarah Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Riau diwarnai walk out. Kondisi ini dipicu Ketua Panitia Jupendri tidak bisa menjawab pertanyaan peserta sidang, yakni Ketua PBSI Kota Pekanbaru Roni Pasla.
Musprov yang dilaksanakan tangga 11 sampai 12 April 2025 Hotel Aryaduta Pekanbaru, baru saja dimulai langsung dipertanyakan oleh peserta sidang, yaitu Ketua PBSI Kota Pekanbaru Roni Pasla tentang dasar Peraturan Organisasi (PO) mana yang akan dipakai dalam Musprov PBSI ini.
Penjaringan formatur katanya dilaksanakan berdasarkan PO tahun 2018. "Padahal sudah keluar PO terbaru, yaitu tanggal 01 April 2025," lanjut Roni Pasla yang juga anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Amanat Nasional ini.
"Ini yang membuat musprov ini cacat hukum," katanya lagi.
Ketua Panitia Musprov Jupendri tidak bisa menjawab. Ini membuat peserta lainnya juga tidak puas dan menyatakan walk out (WO) dari sidang yang baru saja dimulai.
Seperti yang dilihat dalam sidang bahwa peserta yang WO adalah:
1. Pekanbaru;
2. Inhil;
3. Kampar;
4. Siak;
5. Kuansing;
6. Pelalawan (tidak datang).
Sedangkan peserta yang tetap hadir mengikuti sidang adalah:
1. Inhu;
2. Rohul.
Sampai berita ini diturunkan belum ada keputusan yang jelas dari pengurus PBSI Pusat yang hadir dalam Musprov PBSI Riau ini.
Sementara Ketua Panitia Jupendri belum berhasil dikonfirmasi. (Fhadli Effendi)
https://www.tiktok.com/@nopriosandi15/video/7492750575990230290
https://www.youtube.com/watch?v=FLYb-4BAA2A
- Perjumbara III SMKN 1 Bonai Darussalam Resmi Dibuka
- Kaur Pembangunan Desa Kasang Mungkal dan Kepala SMKN 1 Bonai Darussalam Jalin Silaturahmi Bersama Awak Media
- 481 Personel Siap Amankan Perhelatan Akbar di Kuansing
- Kades Helmi Ucapkan Terima Kasih kepada PUPR Rohul
- Ini Yang Disampaikan Bupati Suhardiman Amby Saat Buka Pacu Jalur Rayon I
- Inilah Sepuluh Sekolah Favorit Tingkat SD dan SMP di Kuansing
- Pengurus DPD IKM Kampar Audiensi dengan Bupati

