Tribune Pacu Jalur di Sawah Kuansing Sebaiknya Dihilangkan

Koordinator Forum IKKS IWAKUSI INDONESIA, Arman Lingga Wisnu. Foto: istimewa.

Siberriau-PEKANBARU- Tribune pacu jalur mulai dari Wisma Jalur sampai Desa Sawah Kuansing sebaiknya dihilangkan. Keberadaannya dinilai menganggu masyarakat yang mau menonton serta melunturkan pacu jalur yang sudah termasuk Karisma Event Nusantara (KEN).

Pendapat tersebut dikatakan Koordinator Forum IKKS IWAKUSI INDONESIA, Arman Lingga Wisnu saat dimintai tanggapannya melalui percakapan WhatsApp Kamis (17/7/2025) terkait adanya tribune yang berdiri musiman ketika pacu jalur.

"Sebaiknya ditiadakan sajo, agar tepi sungai itu indah kelihatannya add. Kecuali mungkin diseborang," tulisnya sebelum memulai percakapan.

Alasan peniadaan tribune tersebut lanjutnya melalui percakapan karena saat ini makin mendunianya pacu jalur, pengunjung diprediksi akan bertambah banyak, tentu harus ada pembenahan diberbagai lini. Keberadaan tribune inipun kontribusinya tidak jelas, karena hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu.

Salah satunya keberadaan tribune yang diakuinya sangat menganggu masyarakat yang mau menonton di tangga batu yang disediakan pemerintah karena tertutup tribune. Jika tribune ditiadakan, perlu ada safety bagi masyarakat yang menonton di tangga batu.

Lokasi yang perlu peniadaan itu katanya mulai dari Wisma Jalur sampai ke Desa Sawah (pancang finis, red). Kalau disorot kamera, terlihat tenda-tenda biru tribune, maka sangat jelek kelihatannya.

Di samping tribune, Arman berpendapat jalan di Desa Sawah juga harus bebas dari pedagang agar pengunjung dan tamu bisa nyaman. Pedagang tersebut bisa dipindahkan ke berbagai lokasi lain, seperti lapangan Limuno.

Di samping keberadaan tribune, Arman juga menyarankan agar disediakan videotrone di dekat taman jalur agar masyarakat juga bisa menyaksikan siaran langsung pacu jalur.

Kemudian, makin viralnya pacu jalur saat ini, Arman sarankan agar pembenahan-pembenahan menyeluruh harus dilakukan karena viral tersebut bisa jadi pemicu atau tringger untuk pacu jalur yang lebih baik kedepannya. (Noprio Sandi)

 

TERKAIT