Kuansing Ajukan 113 Usulan Revit Pendidikan ke Kemendikdasmen Tahun 2026
Kuansing, Siberriau- Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Keolahragaan (Disdikpora) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau melalui program revitalisasi (Revit) Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), untuk tahun anggaran 2026 diproyeksikan memberikan kuota cukup besar bagi Kabupaten Kuansing.
Berdasarkan data sementara, Kuansing mendapatkan alokasi untuk Pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 48 unit, Rehabilitasi SD sebanyak 47 unit, serta Pembangunan dan Rehabilitasi SMP sebanyak 18 unit.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Keolahragaan (Disdikpora) Kabupaten Kuantan Singingi H. Herizon, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Ibnu Rusdi, menyampaikan bahwa usulan tersebut didasarkan pada data Dapodik yang menunjukkan masih banyak satuan pendidikan dengan sarana yang belum terpenuhi.
"Data Dapodik ini yang menjadi rujukan utama dalam menentukan sekolah prioritas, untuk diusulkan ke pusat untuk diajukan mendapatkan program revit tersebut," ujarnya Kamis (27/11/2025) di ruang kerjanya.
Menurutnya, kemampuan APBD Kuansing untuk membangun sarana pendidikan masih terbatas. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus melakukan strategi jemput bola melalui anggaran pusat, khususnya melalui program revitalisasi Kemendikdasmen.
"Ini yang menjadi peluang besar untuk peningkatan mutu sarana pendidikan," katanya.
Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan program ini diperkirakan mulai terealisasi pada tahun 2026. Saat ini, proses penginputan dan penyusunan usulan dari masing-masing sekolah masih berlangsung, termasuk verifikasi data sarana yang dibutuhkan.
"Jumlah sekolah yang sedang diinput, berasal dari akun masing-masing sekolah di Kuansing. Setiap satuan pendidikan diwajibkan mengisi komponen sarana yang belum terpenuhi agar dapat masuk dalam daftar usulan prioritas," jelasnya.
Dikatakannya, proses yang berjalan saat ini merupakan tahap awal pengusulan. Sekolah mulai menyampaikan kebutuhan pembangunan, baik ruang kelas baru, rehabilitasi, maupun penunjang lainnya yang sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Baru tahap awal pertama pengusulan masing-masing sekolah, mulai dari apa saja yang akan dibangun termasuk anggaran,” paparnya.
Dirinya berharap seluruh sekolah proaktif dalam penginputan agar kebutuhan sarana pendidikan di Kuansing dapat terpenuhi melalui dukungan anggaran pusat," tuturnya. (Zar)
- Persaingan Sengit Pacu Jalur Rayon IV Dimulai
- DPP Partai Golkar Resmi Sahkan Kepengurusan DPD Golkar Riau Periode 2025–2030
- Sekda Rohul Yusmar Paparkan Evaluasi MTQ dan Transparansi Anggaran Haji 2026
- STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Review Kurikulum Berbasis OBE Bersama Guru Besar UIN Suska Riau
- Pemkab Rokan Hulu Mantapkan Persiapan Penilaian Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2026
- Perkuat Komitmen Cetak Atlet Disabilitas Intelektual Berprestasi
- Komisi III DPRD Dampingi Pemkab Kuansing Jemput Dukungan Infrastruktur Digital di Kementerian Komdigi

