Aliran Air Masuk dan Keluar Waduk PLTA Koto Panjang Seimbang
PEKANBARU, Siberriau- Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, pada Minggu, 7 Desember 2025 pukul 07.00 WIB tercatat berada di 75,41 mdpl.
Manajer PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah melalui Erikmon menyampaikan bahwa angka ini menunjukkan kenaikan sekitar enam sentimeter dibandingkan posisi sehari sebelumnya, Sabtu, yang berada di 75,35 mdpl.
"Pada Minggu pagi, outflow turbin berada di angka 58,76 meter kubik per detik dan inflow waduk tercatat sama, yaitu 58,76 meter kubik per detik. Kondisi ini menunjukkan aliran masuk dan keluar waduk dalam keadaan seimbang," jelasnya, dikutip dari mediacenter.riau.go.id.
Sementara itu, pada Sabtu pagi inflow masih jauh lebih tinggi, yaitu 499,36 meter kubik per detik, sedangkan outflow berada pada 58,06 meter kubik per detik.
"Perbedaan besar antara aliran masuk dan keluar ini menjadi faktor utama naiknya elevasi waduk dalam 24 jam terakhir," jelasnya.
Pengelolaan ketinggian air waduk tetap mengacu pada batas aman yang ditetapkan, yaitu LWL (73,50–80,59 mdpl), NWL (80,60–82,99 mdpl), dan HWL (83,00–85,00 mdpl).
Melalui pesan rutinnya, pihak PLTA kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Mari kita bersama menjaga bumi untuk tetap sehat dan nyaman untuk ditinggali. Salam selamat, sehat dan aman,” ujar Erikmon. (Mediacenter Riau/bts).
Sumber
https://mediacenter.riau.go.id/read/94414/aliran-air-masuk-dan-keluar-waduk-plta-koto-p.html
- Persaingan Sengit Pacu Jalur Rayon IV Dimulai
- DPP Partai Golkar Resmi Sahkan Kepengurusan DPD Golkar Riau Periode 2025–2030
- Sekda Rohul Yusmar Paparkan Evaluasi MTQ dan Transparansi Anggaran Haji 2026
- STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Review Kurikulum Berbasis OBE Bersama Guru Besar UIN Suska Riau
- Pemkab Rokan Hulu Mantapkan Persiapan Penilaian Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2026
- Perkuat Komitmen Cetak Atlet Disabilitas Intelektual Berprestasi
- Komisi III DPRD Dampingi Pemkab Kuansing Jemput Dukungan Infrastruktur Digital di Kementerian Komdigi

