Dari Kampus untuk Sesama,

Fakultas Hukum UMRI Gelar Ramadan Berkah 1447 H Penuh Makna

Fakultas Hukum UMRI gelar Ramadan Berkah 1447 H. (Foto: Rabbi Fernanda).

Dengan tema Mengejar Cahaya Ramadan Bersama fakultas Hukum UMRI

Pekanbaru, Siberriau — Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memaknai bulan suci Ramadan melalui kegiatan Ramadan Berkah 1447 Hijriah. Mengusung semangat dari kampus untuk sesama, kegiatan ini menjadi momentum penguatan nilai spiritual, solidaritas, dan kepedulian sosial di lingkungan akademik.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan donasi dan santunan ke Panti Asuhan Al Hidayah belum lama ini. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Dekan Fakultas Hukum bersama jajaran dosen, civitas akademika, serta perwakilan organisasi mahasiswa, yakni:

•Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum (HIMADIKUM);
•PK IMM Ahmad Badawi;
•Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH);
•Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum (DPM FH);

Kegiatan berbagi ini merupakan wujud tanggung jawab moral civitas akademika dalam mengimplementasikan nilai keadilan sosial dan kemanusiaan. Ramadan tidak hanya dipahami sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga sebagai ruang untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dosen menyampaikan motivasi kepada anak-anak panti agar terus semangat belajar dan berani bermimpi besar. Perwakilan mahasiswa turut berbagi kisah perjuangan hidup sebagai bentuk penguatan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Setelah agenda sosial, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian kolaboratif yang menghadirkan seluruh dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum melalui lomba cerdas cermat, tausiah Ramadan, tadarus Al-Qur’an, sesi saling bermaaf-maafan hingga buka puasa bersama. 
Momentum ini menjadi ajang silaturahmi lintas angkatan dan lintas organisasi, mempererat kebersamaan dalam suasana kekeluargaan.

Melalui Ramadan Berkah 1447 Hijriah, Fakultas Hukum UMRI menegaskan bahwa kampus bukan hanya ruang transfer ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan pengabdian. Dari kampus untuk sesama, nilai iman, ilmu, dan integritas terus dinyalakan demi melahirkan generasi hukum yang berempati dan berkeadilan. (Rilis/Rabbi Fernanda).

 

TERKAIT