Jemaah Laksanakan Salat Idulfitri 1447 H dengan Khidmat
BENGKALIS, Siberriau– Suasana penuh kemenangan menyelimuti lingkungan Musala Al-Azhar, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Bengkalis, saat jemaah berkumpul untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu pagi 21 Maret 2026.
Sejak fajar, gema takbir berkumandang menambah kekhusyukan masyarakat dalam merayakan hari raya setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Pelaksanaan salat dimulai tepat pukul 07.25 WIB, dengan saf-saf jemaah terisi rapat, menunjukkan tingginya antusiasme warga untuk beribadah bersama di lingkungan tempat tinggal mereka.
Bertindak sebagai imam, Al Ustaz Samsul Bahari, yang dikenal sebagai qori terbaik Kabupaten Bengkalis. Sementara itu, khotbah Idulfitri disampaikan oleh Ustaz Rino Riyaldi dan bilal Ustaz Putra Farinsyah.
Dalam khutbahnya yang bertajuk “Merawat Semangat Ramadan dalam Bingkai Persaudaraan”, Ustaz Rino Riyaldi menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah serta memperkuat ukhuwah Islamiah pasca-Ramadan.
“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita diberi kenikmatan oleh Allah SWT untuk menyelesaikan ibadah puasa dan dipertemukan kembali dengan hari kemenangan. Hari ini adalah momentum kita mengagungkan Allah SWT dengan takbir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, takbir merupakan salah satu siar dalam Islam yang memiliki makna membesarkan Allah SWT dalam berbagai aspek kehidupan seorang muslim. Takbir mengiringi setiap ibadah, bahkan menjadi simbol dalam berbagai momentum penting umat Islam.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa hakikat kemenangan Idulfitri bukan sekadar kemeriahan lahiriah, melainkan kembalinya manusia kepada fitrah yang suci.
“Kemenangan hari ini bukan hanya tentang pakaian baru atau hidangan yang melimpah, tetapi bagaimana kita kembali suci dan mampu mempererat silaturahmi serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dalam khutbahnya, ia juga mengajak jemaah untuk merenungkan perpisahan dengan bulan Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan, serta menyadari bahwa tidak ada jaminan untuk kembali bertemu dengan Ramadan di tahun berikutnya.
Ia turut mengingatkan pentingnya bersyukur atas nikmat kehidupan, serta berbuat baik kepada sesama, khususnya kepada kedua orang tua. Menurutnya, keridhaan orang tua menjadi kunci kebahagiaan dunia dan akhirat.
Selain itu, ibadah puasa dan zakat fitrah, lanjutnya, mengajarkan umat Islam untuk hidup dalam kebersamaan, menjaga kerukunan, serta memperkuat persatuan dalam bingkai ukhuwah Islamiah demi terciptanya kehidupan yang aman dan sejahtera.
Ketua Pengurus Musala Al-Azhar, Virnanda Perisai, didampingi penasihat Khairul Saleh, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini. Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia remaja musala serta dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan tahun ini berjalan sangat tertib. Kami melihat banyak wajah baru dan para perantau yang pulang kampung sehingga suasana kekeluargaan terasa sangat kental,” ujarnya.
Usai salat dan khotbah, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi bersalam-salaman antarjemaah di serambi musala. Momen tersebut menjadi ajang saling memaafkan sebelum kembali ke rumah masing-masing untuk berkumpul bersama keluarga.
Sementara itu, tradisi rombongan warga dijadwalkan akan dimulai pada pukul 09.00 WIB sebagai bagian dari rangkaian perayaan Idulfitri di lingkungan Musala Al-Azhar. #DISKOMINFOTIK.
- Polres Rohul Bongkar Jaringan Narkoba di Bonai dan Kunto
- Bupati Siak Sebut Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
- Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jemaah Haji 1447 H/2026 M
- Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
- Ketua Bawaslu Kampar Minta Peserta Jadi Kader Pengawas Partisipatif Pada Pemilu Tahun 2029
- Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar
- Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul

