Wabup Imbau Orang Tua Waspada dan Ikut Berdukacita Atas Peristiwa di Kuok
BANGKINANG KOTA, Siberriau- Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar di bawah kepemimpinan Bupati Kampar H Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Kampar Hj Misharti menaruh perhatian terhadap kondisi air di Sungai Kampar yang masih tinggi dan arusnya deras.
Atas kondisi tersebut, Bupati Kampar H Ahmad Yuzar melalui Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti kepada wartawan, Kamis (21/05/2026) pagi jelang siang dari Bangkinang Kota mengimbau masyarakat, terutama orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain atau berada di bantaran sungai.
"Ada beberapa imbauan penting untuk masyarakat, yaitu awasi anak-anak agar tidak bermain dekat sungai, hindari aktivitas mandi atau mancing saat arus deras, pantau informasi cuaca dan peringatan dari BPBD maupun pemerintah daerah," ujar Wabup dengan lugas.
Wabup berharap juga kepada BPBD Kabupaten Kampar dan aparat setempat juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi air Sungai Kampar dalam rangka mengantisipasi potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Bagi masyarakat yang beraktivitas di bantaran Sungai Kampar juga harus selalu waspada dan berhati-hati, apalagi kondisi air cukup tinggi dan arus deras," pesan Misharti yang juga mantan Anggota DPD RI Dapil Riau ini.
Dalam wawancara tersebut, Wabup juga menyampaikan duka mendalam atas musibah tenggelam yang terjadi pada korban Rahmadani (13) di Sungai Kampar, Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar pada hari Kamis (14/05/2026) siang dan ditemukan pada hari Jumat (15/05/2026) malam dalam kondisi meninggal dunia.
Dia turut prihatin atas kejadian tersebut dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan ini.
"Pertama, atas nama Pemda Kampar saya secara pribadi dan keluarga turut berdukacita atas peristiwa yang terjadi kemarin. Kedua, memang dari kejadian itu kami berharap kepada pihak keluarga sabar dan ikhlas dalam menghadapi musibah yang terjadi kemarin," ucap Wabup.
Mengakhiri wawancara, Wabup kembali mengingkatkan kepada orang tua agar lebih memberikan perhatian lebih dan ekstra berhati-hati serta waspada terhadap anak-anak yang mandi di sungai atau berada di bantaran sungai.
"Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi arus yang deras dan cuaca yang kurang mendukung," tambahnya.
Dirinya juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah bekerja keras selama proses pecaharian korban sampai ditemukan oleh masyarakat dan diserahkan kepada keluarga korban.
Pantauan pagi tadi di Sungai Kampar terlihat air Sungai naik dari sebelumnya dan arus cukup deras akibat curah hujan pada hari Rabu (20/05/2026) sore hingga malam, kemarin.
Sedangkan berdasarkan informasi update terkini pagi tadi kondisi air di Waduk PLTA Koto Panjang dengan Elevasi 82.27 mdpl. Untuk Outflow Turbin 321.50 m3/s dan Inflow Waduk 321.50 m3/s. (Arief).
- Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jemaah Haji 1447 H/2026 M
- Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
- Ketua Bawaslu Kampar Minta Peserta Jadi Kader Pengawas Partisipatif Pada Pemilu Tahun 2029
- Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul
- Wabup Syamsurizal Perkenalkan Pesona Negeri Istana kepada Komisaris Bank Mandiri
- Diskominfo Rohul Gelar Acara Perpisahan dan Purna Bakti Sekretaris Diskominfo H. Agus Salim
- Bupati Kuansing Sebut Pembakar Hutan dan Lahan Harus Ditindak Tegas

