Jalan Poros Kampung Simpang Perak Jaya Mulai Diperbaiki
Warga Harap Pengaspalan Permanen Segera Terwujud
Pelalawan–Siak, Siberriau— Setelah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat akibat kerusakan di sejumlah titik, Jalan Poros Kampung Simpang Perak Jaya (SP7) akhirnya mendapatkan penanganan melalui kegiatan perawatan yang didanai oleh PUPR Provinsi Riau.
Perbaikan tersebut disambut positif oleh masyarakat karena ruas jalan ini merupakan salah satu akses strategis yang menghubungkan wilayah Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak, sekaligus menjadi jalur utama mobilitas masyarakat, distribusi hasil perkebunan hingga akses menuju kawasan wisata bersejarah di Pelalawan.
Saat ditemui di Kantor Bapekam Kampung Simpang Perak Jaya, Ketua Bapekam Kampung Simpang Perak Jaya, Haryoko, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Abdullah, Anggota DPRD Provinsi Riau Fraksi PKS Dapil Pelalawan-Siak, yang aktif memperhatikan usulan kami terkait kondisi jalan yang sudah rusak bertahun-tahun. Perbaikan ini tentu sangat membantu masyarakat yang setiap hari melintasi ruas jalan ini," ujar Haryoko.
Menurutnya, masyarakat berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada perawatan sementara, melainkan dapat dilanjutkan dengan pembangunan jalan secara permanen pada masa mendatang.
"Harapan kami ke depan, jalan ini bisa diaspal permanen karena merupakan akses utama yang digunakan oleh masyarakat dari berbagai kampung dan desa. Selain Kampung Simpang Perak Jaya (SP7), jalan ini juga menjadi jalur penghubung bagi SP8 Gabung Makmur, SP9 Jatimulya, SP10 Buatan Baru di Kabupaten Siak, serta wilayah Pangkalan Delik, Desa Lalang Kabung, Desa Sering, Sektor hingga Kelurahan Pelalawan di Kabupaten Pelalawan," tambahnya.
Haryoko menjelaskan, ruas jalan tersebut memiliki nilai strategis karena merupakan bagian dari jaringan jalan provinsi yang menghubungkan masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi maupun destinasi wisata daerah.
"Jalan ini merupakan akses menuju Kelurahan Pelalawan yang memiliki ikon wisata bersejarah Istana Sayap Pelalawan. Wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, termasuk Malaysia, kerap berkunjung ke sana. Karena itu, kondisi jalan yang baik sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pengembangan sektor pariwisata," katanya.
Perbaikan Dilakukan Bertahap Sesuai Kemampuan Anggaran
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Riau Fraksi PKS Dapil Pelalawan-Siak, H. Abdullah, saat dihubungi Kabiro Pelalawan Siberriau.com menjelaskan bahwa penanganan jalan saat ini dilakukan menggunakan anggaran swakelola atau anggaran darurat yang difokuskan pada titik-titik kerusakan yang membutuhkan penanganan segera.
"Perbaikan saat ini menggunakan anggaran swakelola atau anggaran tongkong (darurat). Saat ini belum tersedia anggaran khusus untuk pengaspalan menyeluruh dalam satu ruas jalan. Karena itu, yang dilakukan adalah penanganan pada titik-titik yang rusak agar jalan tetap dapat dilalui dengan aman dan nyaman," jelas Abdullah.
Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan di berbagai daerah.
"Kemampuan APBD Provinsi Riau saat ini mengalami penurunan cukup signifikan. Sebelumnya berada pada kisaran 11,2 triliun rupiah, sedangkan saat ini sekitar 8 triliun rupiah. Ada penurunan lebih dari 3 triliun rupiah yang tentu berpengaruh terhadap kemampuan pembiayaan pembangunan," ujarnya.
Abdullah menerangkan, metode perbaikan yang dilakukan saat ini menggunakan sistem spot-by-spot, yakni memperbaiki bagian jalan yang mengalami kerusakan dengan pengerasan dasar (base) dan pemberian aspal cair sebagai pengikat agar lebih aman dilalui pengguna jalan.
Ia menegaskan bahwa upaya untuk mewujudkan pengaspalan permanen akan terus diperjuangkan apabila tersedia ruang fiskal pada APBD Perubahan maupun penganggaran berikutnya.
"Untuk saat ini yang paling penting adalah memastikan titik-titik kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dapat segera ditangani. Sedangkan pengaspalan menyeluruh akan terus kami upayakan sesuai kemampuan anggaran daerah," tegasnya.
Perhatian pada Ruas-Ruas Strategis
Selain Jalan Poros Simpang Perak Jaya, penanganan juga dilakukan pada sejumlah ruas strategis lainnya di wilayah Pelalawan dan Siak. Salah satunya adalah ruas Jalan Poros Kampung Simpang Perak menuju Jalan Poros RAPP, serta jalur menuju kawasan wisata Istana Sayap Pelalawan yang sebelumnya ditemukan puluhan titik lubang yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Langkah perbaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga konektivitas antarwilayah yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan dimulainya perawatan jalan ini, masyarakat berharap pemerintah dapat terus melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap hingga terwujud jalan yang mantap, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi serta pengembangan destinasi wisata bersejarah di Kabupaten Pelalawan.
Reporter: Andi Sisuanto
Kepala Biro Pelalawan Media Siberriau.com
- Polsek Kepenuhan Pastikan Dugaan Penganiayaan Lansia di Ulak Patian Tetap Diproses
- Berikan Pelayanan Prima kepada Pasien
- Polsek Ujung Batu Rohul Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Aki Genset Bank Sarimadu
- 2 Personel Polres Rohul Kena PDTH
- 15 Peserta Dinyatakan Lulus Seleksi Akhir JPTP di Pemda Kampar
- Jalan Poros Kampung Simpang Perak Jaya Mulai Diperbaiki
- Korban Tenggelam Belum Ditemukan

