Wabub Kuansing Buka Grand Final Pemilihan Putri Otonomi 2026

Wakil Bupati Kuansing Mukhlisin buka Grand Final Putri Otonomi Kuantan Singingi Tahun 2026 di Pentas Seni Tepian Narosa Teluk Kuantan Sabtu (23/8/2025). Foto: Screenshot Youtube.

Kuansing, Siberriau- Wakil Bupati Kuansing Mukhlisin membuka Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Kuantan Singingi Tahun 2026 Sabtu (23/8/2025) di Pentas Seni Pacu Jalur Tepian Narosa. Dia berharap finalis jadi duta inspriratif.

Mukhlisin menyebut, grand final ini bukan sekadar ajang kecantikan, melainkan ajang kemampuan mempromosikan potensi daerah. 

Dia mengakui melalui proses panjang finalis telah menunjukkan kapabilitas untuk menjadi agen perubahan di daerah masing-masing. Tidak hanya cantik, tetapi juga mempunyai semangat juang.

Menjadi putri otonomi bukan akhir dari perjalanan, tetapi katanya awal dari perjalanan, diharapkan bisa menjadi duta inspriratif.

17 finalis yang telah dilakukan prakarantina dan disinterview tampil semuanya diawal acara, lalu dilakukan penilaian oleh dewan juri. Acara ini disaksikan banyak masyarakat. 

Langsung diumumkan delapan besar:

Kuantan Tengah, Lia Lailatul Rahman
Benai, Fatiyah Irdini
Kuantan Mudik, Hasifa Faiza
Kuantan Tengah, Naila Putri Hariyanto
Cerenti, Yuanisa Tifani
Kuantan Tengah, Winara Mekenzi
Benai, Alifia Putri Andros
Kuantan Tengah, Ersa Mursi Efendi

Delapannya diminta untuk menampilkan kemampuan spech terbaiknya.

Dewan juri menetapkan lima besar.

Benai, Alifia Putri Andros
Kuantan Tengah, Winara Mekenzi
Cerenti, Yuanisa Tifani
Kuantan Mudik, Hasifa Faiza
Kuantan Tengah, Ersa Mursi Efendi

Dewan juri kembali melakukan penilaian, maka dihasilkan

Otonomi Persahabatan
Kuantan Tengah, Naila lailatul Rahman

Foto Genic
Benai, Fatiyah Irdini

Berbakat
Kuantan Mudik, Riskia Amanda

Sosial Media
Patrisia Amanda, Kecamatan Kuantan Tengah

Pavorit
Hasifa Faiza, Kuantan Mudik

Putri Otonomi 5
Yuanisa Tifani, Benai

Putri Otonomi 4
Alifia Putri Andros, Benai

Putri Otonomi 3
Hasifa Faiza, Kuantan Mudik

Putri Otonomi 2

Putri Otonomi 1


Sedangkan Viola Ardelia, Putri Otonomi Kuantan Singingi tahun 2025, yang mewakili Kuansing ketingkat nasional, spech terakhirnya mengatakan masa pengabdian sebagai putri otonomi Kuansing akan segera berakhir.

Makna bukan sekadar mahkota, tetapi juga mengabdi dan mengenalkan budaya di Kuantan Singingi, dia pamit undur diri.

Salsa Aquina, Putri Otonomi Indonesia juga hadir.

(Advertorial Diskominfoss Kuansing/Noprio Sandi)

 

 

TERKAIT