Abdul Wahid Belum Tes Urine Pegawai

Ilustrasi

Pekanbaru, Siberriau- Gubernur Riau Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Hariyanto sampai saat ini belum melakukan tes urine bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Di sini letak kekalahannya dibanding mantan Wagubri dan juga Gubri Edy Natar Nasution dan mantan Gubri Arsyadjuliandi Rachman.

Berdasarkan analisis siberriau.com menggunakan analisis teks media kualitatif Kamis (28/8/2025), data awal dikumpulkan melalui pencarian artikel menggunakan google dengan  mengetik "abdul wahid tes urine pegawai", maka tidak ditemukan satupun berita atau artikel terkait.

Dengan demikian, hipotesis awal dinyatakan kalau Abdul Wahid belum melakukan tes urine kepada sejumlah pegawai pemrov.

Kekalahannya diketahui dan dianalisis dari berita Riau1.com tertanggal 17 Desember 2019 berjudul Dukung Langkah Wagubri Tes Urine ASN dan Pegawai Pemprov, Ini harapan DPRD, menerangkan kalau Wagubri Edy Natar Nasution menunjukkan sikap tegas perang terhadap narkoba. Langkah ini mendapat dukungan dari DPRD.

Ternyata pujian dari DPRD itu berawal dari ribuan pegawai PUPR dan Perkimtan Riau dikejutkan tes urine. Dalam mediacenter.riau.go.id terbit tanggal 16 Desember 2019 berjudul Ribuan Pegawai PUPR dan Perkimtan Riau Dikejutkan Tes Urin menyebutkan kegiatan yang digelar di Gedung PU Jalan SM Amin dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau (BNNP) Riau yang tiba-tiba hadir saat upacara yang langsung dipimpim Wakil Gubernur (Wagubri) Edy Natar Nasution.

Kekalahan Abdul Wahid selanjutnya, langkah ini juga kalah dibandingkan pemerintahan sebelumnya, di mana dalam riauaktual.com terbit tanggal 2 April 2016 berita berjudul 8 Ribu PNS Pemprov Riau akan Dites Urine menyatakan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyebut maraknya peredaran dan pengungkapan kasus narkotika oleh pihak kepolisian di Provinsi Riau membuat prihatin semua pihak. Untuk itu dirinya  meminta agar seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau agar dites urine yang dilakukan secara mendadak agar tidak ada lagi PNS yang terindikasi kasus narkoba.

Bahkan, Pemprov Riau telah menganggarkan dana untuk melakukan tes urine terhadap 8 ribu pegawai tersebut.

Dalam pada itu setelah ditelusuri lebih jauh melalui google, ternyata memang tidak ada satupun artikel atau berita yang ada terkait Abdul Wahid tes urine pegawai.

Maka disimpulkan, Pemerintahan Abdul Wahid-SF Hariyanto memang kalah dibandingkan pemerintahan sebelumnya dan belum menunjukkan komitmennya memerangi narkoba terutama di kalangan pegawai pemerintah Provinsi Riau. 

Terkait permasalahan tersebut, Gubri Abdul Wahid ketika dikonfirmasi Kamis (28/8/2025) pukul 17.00 WIB melalui nomor WA yang ada pada siberriau.com, belum memberikan konfirmasi. Jika nanti ada konfirmasi, maka redaksi akan memberi ruang yang seimbang atas pemberitaan sebelumnya.

(Berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya).

(Noprio Sandi)

 

TERKAIT