Menjemput Berkah di Negeri Bermarwah,

Nakhoda Baru Komisi MUI Kuansing

Cuplikasi personalia komisi-komisi untuk masa khidmat 2025–2030 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuantan Singingi. (Foto: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd).

TELUK KUANTAN, Siberriau— Di bawah langit Kuantan Singingi yang sarat akan nilai-nilai luhur adat dan syara’, sebuah tonggak sejarah baru kembali dipancangkan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuantan Singingi secara resmi telah merilis ketetapan personalia komisi-komisi untuk masa khidmat 2025–2030. 

Langkah strategis ini laksana mengembuskan roh baru ke dalam tubuh organisasi, mengonsolidasikan barisan para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim demi kemaslahatan umat di hamparan Bumi Pacu Jalur.

Keputusan monumental ini tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Kuantan Singingi Nomor: Kpts. 01/DP.MUI-KS/01/2026, yang ditandatangani langsung di Teluk Kuantan pada tanggal 2 Sya'ban 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 21 Januari 2026 Masehi. 

Surat keputusan yang bersejarah ini dilegasi oleh Ketua Umum MUI Kuansing, DR. H. Bakhtiar Shaleh, S.Ag., MH, dan Sekretaris Umum, Hendrita, S.Ag., M.M. Kehadiran struktur baru ini merupakan buah ranum dari ikhtiar kolektif pada Rapat Formatur MUSYDA VI MUI Kuantan Singingi yang telah dilaksanakan dengan penuh khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan Singingi.

Harmoni Pengabdian dalam Tujuh Sayap Perjuangan
Untuk mengarungi samudra tantangan zaman yang kian kompleks, MUI Kuantan Singingi membentuk tujuh komisi sebagai pilar-pilar pengabdian. Setiap komisi dihuni oleh para pemikir dan pejuang umat yang siap mewakafkan waktu serta keilmuannya bagi kemajuan peradaban Islam di daerah.

Pada garda hukum dan konstitusi, Komisi Fatwa, Hukum dan Perundang-Undangan diamanahkan kepada Dedi Suryadi Mulyadi, S.Pd.I., M.Pd sebagai Ketua, didampingi oleh Bobby Mulya Perkasa, Lc., M.Si sebagai Sekretaris. Sementara itu, denyut nadi syiar Islam akan digerakkan secara dinamis oleh Rindra Febrian, S.Fil.I., MH bersama Lasmiadi, M.Pd.I di dalam Komisi Dakwah dan Penguatan Ukhuwah.

Menyadari bahwa masa depan umat bertumpu pada kualitas generasi penerus, Komisi Pendidikan dan Kaderisasi dipimpin oleh duet Seprion, S.Ag., M.Pd dan Yoyon Kasnadi, M.Pd. Langkah ini beriringan secara harmonis dengan Komisi Informasi dan Komunikasi yang dinakhodai oleh H. Burdianto, S.Kom., M.M bersama Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd, yang memegang peran vital dalam menyuarakan kebenaran serta menjernihkan arus informasi di tengah-tengah masyarakat.

Sisi humanis dan ketahanan keluarga mendapat perhatian mendalam melalui Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga yang diketuai oleh Depita Engriani, S.Ag., M.Pd bersama Prihasni, S.Ag., M.Pd. Adapun kekayaan spiritual dan kearifan lokal akan dirawat oleh Muhammad Nizam, S.Pd.I dan Peldawani, S.Ag dalam Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam. 

Terakhir sebagai pilar kemandirian umat, Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat dipercayakan kepada Syufriadi, S.HI., MH dan Dimas Suprapto, M.Kom untuk menumbuhkan ekosistem ekonomi syariah yang berkeadilan.

Menatap Horizon Masa Depan
Komisi-komisi ini mengemban tugas mulia yang tidak ringan: mengoordinasikan kegiatan, merencanakan program kerja hingga mempertanggungjawabkan pengelolaan gerakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh biaya operasional yang timbul akan dibebankan pada anggaran operasional MUI Kabupaten Kuantan Singingi.

Dengan nakhoda baru ini, MUI Kabupaten Kuantan Singingi siap melangkah tegap menghadapi lima tahun ke depan. Sinergi antara ulama yang sarat ilmu agama dan cendekiawan yang mumpuni di bidang sains-teknologi diharapkan mampu menjadi kompas moral bagi masyarakat. 

Khidmat masa bakti 2025–2030 ini bukan hanya sebuah periode kepengurusan, melainkan sebuah epos perjuangan untuk merajut ukhuwah, memancarkan kedamaian, dan menjemput rida Ilahi di tanah Kuantan Singingi tercinta.


Reportase: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd (Sekretaris Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Kab. Kuansing)

TERKAIT